Selasa, 23 Agustus 2011

Adventure in Jogja (D'kepo Holiday in Jogja part 2 day 2)

Day 2

Tepatnya 6 Juli 2011.

Senangnya bisa melewati malam d Jogja d hari pertama bersama kalian, cerita-cerita d kamar bareng-bareng *upsss sekamar *eitsssss tp qt g ngapa-ngapain looh. Sekarang lanjut ke hari kedua, yuuuk mariii!!

Pagi hari d hari kedua, kami sudah berjalan kaki k malioboro untuk mencari bubur ayam untuk sarapan pagi. Dengan PD nya kami sudah berkeliaran pagi-pagi tanpa mandi *wanginya harum semerbak deh tuh. Hahaha.... Ternyata keluar dari gang penginapan kami tak jua mendapatkn tukang bubur ayam d sana. Tapi malah yang muncul tukang becak yang menawarkan jalan k sini jalan k situ. Ternyata usut punya usut, tukang becak tau kami lagi cari bubur ayam. Menawarkan dirilah itu abang tukang becak utk mengantarkan kami k tukang bubur ayam dengan ongkos 5rb yang KATANYA tempatnya deket benteng. Itu kenapa d tulis 'katanya' pake huruf besar semua karena itu cm KATANYA tukang becak itu alias bohooooong, ehh ternyata baru aja naik becak sebentar udah sampai d tukang bubur ayamnya, boro-boro sampai benteng itu malah deket sama Mal Malioboro. Dan itu mengapa qt selalu bilang becak 5rb karena jauh dekat harganya sama.


Spanjang hari kedua d Jogja kami (w, melly, delsy, pem-pem, cornel n elly) menghabiskan waktu dgn bersepeda. Melihat dari pengalaman malam sebelumnya, banyak anak yg menggunakan sepeda. So, dengan ide cemerlang qt pilihlah tema hari ini 'sepeda ria' alias qt sewa sepeda. Hanya dengan merogoh kocek 20rb qt udah bisa pakai sepeda satu hari full *klo ga d ambil lebih cepet yaa gara-gara ada yg pinjem. Selain sepeda bisa meminimalkan pengeluaran, naik sepeda d Jogja punya bnyk manfaat buat kami : menguruskan badan (itu khusus buat w, melly n pem-pem), terbebas dari macet, bisa menempuh jarak yg lumayan jauh, parkir dimana aja bisa, membesarkan betis (biar balapan sm tukang becak). Hahaha.....

Bangun pagi-pagi dengan niat pinjem sepeda. Rasanya semangat aja meskipun kemarin seharian melakukan perjalanan yg panjang. Tapi kami bisa bangun pagi karena planning hari ini, pdhl biasanya kalo d rmh udah pada doyan tidur n bangun siang *bener g tuh?? hihihi. Setelah pulang dari cari sarapan kami pun ngantri mandi yang udah sama kayak ngantri sembako d pasar-pasar, cuma ini rada elit dikit *karena emang kamar mandinya cuma satu, yaiyalah masa masuk bareng-bareng. Hahahaha....kami memikirkan daerah-daerah mana aja yang mau d tuju. Tujuan kali ini kami putuskan ke Stasiun Lempuyangan, Taman Sari dan Alun-Alun Selatan. Yeeeeey yeeeeey....kesampean kan tuh yg ngebet ke pohon beringin kembar (kali ini untuk si pem-pem).

Kami bagaikan BoLang (Bocah iLang) dengan senangnya menyusuri jalan kota Jogja. Panas yang terik ga sebanding dengan kesenangan kami untuk jalan-jalan. Pokoknya bablas aja deh, w cuma bermodalkan jaket *pdhl pinjem juga sama si onel (krn dy lagi menghitamkan badan) *loooh. Hehehehe....Perjalanan pun di mulai pukul 11 siang *wiiiih lagi hangat-hangatnya banget tuh kota Jogja, kebalikan dari malemnya yang dingin banget. Suasana yang ramai dan keramahan kota Jogja menyambut kami hari itu. Tapi karena nasib kami yang lagi ga beruntung, blm sampe Stasiun Lempuyangan rantai sepeda si onel copot pot pot. Alhasil kami berhenti semua dan berusaha membetulkan rantainya. Usaha telah d kerahkan sampai tangan pada item-item kena oli tapi tetep aja ga ada hasil, so bagi-bagi tugaslah untuk mencari bengkel sepeda terdekat. Pencarian pertama oleh Melly n Delsy. Namun tak kunjung menemukan bengkelnya. Lalu pencarian kedua oleh w n Elly dengan arah yang berlawanan dgn pencarian pertama. Ketemulah bengkel d dekat lampu merah. Ini perjuangan kami saat-saat d bengkel sepeda:


bengkel sepeda

Setelah rantai sepeda betul kembali, kami melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Lempuyangan. Udah seperti anak-anak kami saling balapan k tempat tujuan. Tak d sangka-sangka kami menemukan tempat makan yang cukup menarik, namanya Mie Pelangi. Yaaaaapp....mie ayam yang berwarna-warni (merah, kuning, hijau d langit yg biru) *ga diiing birunya ga ada. Hehehe.... Dengan perut keroncongan kami siap memesan. Pilihan kami Mie Pelangi Spesial (mie warna-warni, pangsit basah, bakso n pangsit kering) dan minumannya bervariasi, ada yang es cendol, es teler, es klapa muda nata de coco sama apalagi yaa?? lupa jeng. Hehe... Nii fotonya yaa, bikin ngiler deh tuh pasti :

Mie Pelangi

Es Teler

Perut kenyang, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Lempuyangan. Sesampainya d sana kami tidak mendapatkan hasil apa-apa karena kami d oper d suruh k Stasiun Tugu. Dengan perasaan sedikit kecewa karena d oper sana sini, kami tetap semangat. Baliklah kami menuju Stasiun Tugu. Di tengah jalan kami terpencar, w dan onel ketinggalan. Karena tak menemukan Melly, Delsy n Pem Pem d daerah Malioboro. Pulanglah w dan onel k penginapan karena sempet terjadi cari mencari antara kami. Setelah itu bertemulah kami d penginapan, karena ternyata mereka sedang k ATM d dpn Stasiun Tugu. Karena udara lagi panas-panasnya, sambil istirahat sejenak kami memesan es teh manis. Hmmm...adem bener d tenggorokan *apalagi w nulisnya pas lagi puasa nii, takut batal cuy ngebayangin es teh manis. Hahaha....Kemudian setelah beristirahat sejenak, kami melanjutkan kembali k Stasiun Tugu. Yaaaaa….kami masih tetap usaha untuk mendapatkan tiket untuk pulang k bekasi. Tapi setelah nunggu berjam-jam hasil yang d dapatkan nihil alias nol. Tiket sudah habis terjual, yang ada hanya tiket untuk tanggal 12, lamanyooooo.

Lanjutlah petualangan kami bersepeda k tempat tujuan utama yaitu Taman Sari dan Alun-Alun (Pohon Beringin). Senang dan riang yang kami rasakan, tak ada rasa lelah yang menghinggapi. Ada aja kejadian unik yang terjadi dalam perjalanan. Si Delsy d tabrak sepedalah dari belakang, tapi malah orang yang nabrak yang marah-marah *aneeeh, kami d bilang club sepeda lah karena konvoi, d liatin sepanjang perjalanlah. Hihihi....mengesankan. D tengah perjalanan kami sempat mampir pula d alun-alun deket keraton.









Sesampainya d Taman Sari kami berkeliling d dampingi bapak-bapak seorang guide yang memang merangkap sebagai abdi dalem keraton. D jelaskanlah asal usul Taman Sari dan sejarah-sejarahnya secara detail. Dan ternyata sejarahnya juga berhubungan dengan kisah Ratu Pantai Selatan. Semakin tertariklah kami mendengarkan dan bertanya-tanya kepada bapak guide itu. Tempat-tempat d Taman Sari sangat menarik dan masih terasa seperti hidup d jaman dahulu. Kami juga menyempatkan diri naik k tembok tinggi tempat pemandiannya. Bangunan-bangunan yang ada yg sdh mulai d renovasi tapi bentuknya tetap sesuai dengan yang aslinya. Baunya pun msh membekas seperti saat d tempat bekas dapur, bau bakaran kayu masih tercium. Hawa mistis pun kami rasakan saat d lorong yang tertutup rapat tetapi hawa yang d rasakan d sana malah dingin banget. Terlihat pula orbs d foto-foto kami *mirip uji nyali.


Taman Sari

Setelah k Taman Sari, kami melanjutkan petualangan k alun-alun yang ada pohon beringin kembar. Kami berjalan mengelilingi alun-alun hingga menunggu senjapun datang. Kami memesan makanan-makanan seperti cilok, bakso bakwan, wedang ronde, es tebu, dan nugget”an (g tau nama aslinya apa). Naaah…yang nugget-nugetan itu kami pesan yang paling banyak, tapi ternyata rasanya bisa d bilang ga banget, karena isinya sagu semua ga ada rasa ikannya sedikitpun. Kami pun membeli sabun yang bisa d tiup jd balon *apa yah namanya noraak deh w. hahaha….sama satu lagi w n Melly beli sesuatu yang bisa terbang ada lampunya *noraak lagi g tau namanya. Kami bermain seperti anak kecil, ga mau kalah sama anak kecil yang ada d sana.

Senja pun datang, maka waktunya untuk melakukan mitos jalan lurus sambil tutup mata. Karena kami dari tadi sudah tidak sabar melakukan itu. Mitosnya kalo kita berhasil jalan lurus diantara kedua pohon beringin itu maka keinginan kita akan cepat terkabul. Kami pun mencoba satu persatu. Namun tidak ada yang berhasil berjalan lurus, cuma onel doang yang berhasil. Melly jalan jauh k kanan. W, Delsy n Pem Pem jalan k kiri. Kalo Elly nyaris sampe tapi langsung nabrak pembatas pohon. D sana kami sempat mengalami kejadian yang aneh. Kamera yang w pake mendadak error saat tepat d depan pohon tersebut. Entaaah mengapa terjadi. Hehehe…

Setelah seharian full berkeliling, maka kami putuskan untuk pulang k penginapan setelah seharian berpetualang dengan sepeda d kota Jogja. Dan hari itu pun kami tutup dengan keceriaan yang tak terlupakan.

to be continue..

Sabtu, 13 Agustus 2011

Adventure in Jogja (D'kepo Holiday in Jogja part 2 day 1)

Petualangan ini lanjutan dari yg d'kepo holiday in Jogja part 1. Ini petualangan perhari petualangan kami. So, stay tune...

Day 1

Retha (w), Delsy, Melly, Pem-pem, Cornel n Elly janjian d stasiun kereta bekasi jm 6 karena kereta yg menuju Jogja akan tiba pukul 7.14, jd prepare sejam sebelumnya udah harus tiba d stasiun. Tapi kayaknya jam jnjian itu sedikit kacau balau. Ada yg kecepetan n ada pula yg mepet waktu. Kayak w n Delsy yg malah dateng kecepetan jam setengh 6 udh sampe d stasiun, itu karen qt berangkat bareng papanya Delsy. Pas bareng papanya Delsy, itu hal yg paling bikin w deg-degan melebihi ujian *loooh soalnya harus klop klo d tanya sm tujuan k jogja. Hihihi.... Lanjut ciiiin. Yang mepet waktu banget si Onel, dy dateng 15 menit sebelum kereta dateng, bikin semuanya pada keringet dingin *lebay dikit ahh. Soalnya klo dy telat ga mungkin dong dy nyusul jalan kaki sampek jogja *the jaki mania. Sementara Melly, Pem-pem n Elly dateng d wkt yg cukup aman <- ini crita baru d stasiun.

Setelah berpacu dengan waktu, untungnya kita bisa naik kereta dgn selamat *loooh. Tanpa basa basi qt duduk manis d dlm kereta, namun detik perdetik telah berlalu, menitpun telah terlewati hingga jam perjam pun tlah bergulir, duduk manis pun udh ga ada dlm kamus qt. Grasak grusuk cemil sana cemil sini sampe akhirnya qt putusin daripada bete mampus mending main ABC 5 dasar, yaaapp...good idea. Permainanpun berjalan dgn keseruan, kegokilan n keramean. Pemain yg menjawab terakhir mendapat polesan bedak gratis d muka. Hahaha....iiihh woow makin seru aja. Cuma w n Delsy yg bersih dari polesan bedak gratis. Sedangkan yg jadi bulan-bulanan si Melly, Pem-pem, Onel n Elly. Yeeeey....my lucky day. Tapi hampir aja w d diskriminasi saat itu karena w mau d bedakin juga, tapi eitsss tidak bisa balik lagi k peraturan awal. Lagi seru''nya main ehh ada yg ssst ssst gtu deh, alhasil main berhenti deh *ihh sirik deh tu kyknya :p . Baliklah kata duduk manis tp g brtahan lama. Sampai akhirnya udh habislah kesabaran qt, mulailah qt putar formasi tempat duduk trs bolak balik toilet n berdiri dkt pintu kereta *uji keberanian ini mah. Sampe tiba-tiba, qt mendadak duduk diam pas ada pengamen banci. ''Yuuuk mariiiii eike ngamen yee''. Alhasil onel n delsy langsung ambil ancan-ancang ga mau liat bancinya. Efek trauma tuh kyknya si onel gara-gara sering d colek banci. Hahahah…. klo mba delsy karena kenapa yaa?? *please answer this question *hihihi.

saat di kereta

Akhirnya sampai juga d jogja, dengan gaya soknya pem-pem dy bilang “klo udh smpe jogja mau cium tanah” tapi mana buktinya boro-boro. Ckckck…dasar mas mas berubah satu detik. Hahaha…. Yeeeeeey yeeeeeeey…..JOGJA asiiiik asiiiik sampe juga. Setelah sampai sekarang waktunya cari penginapan. Jalan kakilah qt dari stasiun tugu k arah malioboro. Hmm…Lumayan sih, tapi lumayan jauuuuh. Ngubek-ngubek d malioboro cari penginapan yang murah n bisa memuat qt semua d dalam kamarnya bener-bener ga gampang. Di sana kalo hari libur penginapan harganya melonjak n g bisa memuat banyak orang dalam satu kamar. Butuh tenaga extra buat keliling malioboro sampe kaki rasanya mau copot semua karena harus menenteng barang bawaan. Udah gitu bikin perut keroncongan. Ya ya ya…makanlah qt d KFC, tempat yg paling deket dari pemberhentian qt d malioboro. Udah putus asa akhirnya kita jalan balik k arah stasiun tugu daerah pasar kembang. Ternyata di sana banyak penginapan yang murah buat para bagpacker. Cek ke penginapan pertama d pasar kembang ternyata kamar udah penuh. Lanjut cek ke penginapan kedua, tenyata harganya cocok tapi tempatnya ga okee. Cari lagi deh dengan ditemani tukang becak sebagai penunjuk. Bersandarlah kami d gang sosrowijayan. Woooow…ternyata banyak banget penginapan murah d sana. Daaaaaaaaaannnnn…..banyak pula bule yang nginep d daerah sana. Hihihihi….sambil menyelam minum airlah, cuci mata jadinya setiap hari. Finally kita nginep d Losmen Superman. Tempatnya nyaman, bagus dan bapaknya ramah serta yang pasti banyak pilihan kamar. Ada yang dari pake AC sampe yang pake kipas juga ada. Udah gitu bule banyak yang nginep di sana. Bisa di bilang cuma w dan temen-temen sama ada segerombolan anak kampus juga yg nginep di sana, sisanya semua bule yang nginep. Yihiiiiii….mantaap mantaapp….menemukan penginapan di kala kaki mau copot adalah hal yang paling membahagiakan bagi qt. hahaha…. Setelah sampai d kamar, isturahatlah qt sambil bersih-bersih diri yang udah baunya macem apa deh gara-gara kelamaan d kereta n jalan kaki. Karena perjalanan yang cukup panjang, hari itu d tutup dengan jalan-jalan malam d malioboro kemudian menuju benteng vanderburg (namanya kalo g salah) melihat festival sambil makan sate dan gudeg menikmati kota Jogja d malam hari. Ajiiiiiiiiiiibbbbbb…

jalan malam di malioboro

di benteng

makan gudeg, yummyyyy.....

To be continue…. :D

Jumat, 12 Agustus 2011

Planning to Jogja (D'kepo Holiday in Jogja part 1)

W termasuk orang yg cinta dgn petualangan n jalan''. Seneng k tmpt yg indah, seru, asik, menarik dan sebagainya. Cerita petualangan kali ini campur aduk. Mulai dari seneng, sedih, marah, gila''an, cape''an, panas''an, dingin''an dan lain'', smuanya ada d cerita ini. Semuanya qt lalui bersama'', istilah kata senasib sepenanggungan *jiaaaa. Mari kita mulai awal petualangan w bersama tmn'' w.

Liburan kali ini w, temen-temen d' kepo (melly, delsy, pem'', cornel) n pacarnya cornel (elly) trip to jogja. Wooohooo....liburan yg tak bisa terlupakan. Amazing bangeeeet deh pokoknya *berlebihan hahaha....Planning cm berawal dari iseng'' qt ngobrol bareng d kampus. Lebih tepatnya d kmpus trcinta yg ala ruko dkt pintu tol bekasi timur. Hufh...jauhnya tuh kampus. Back to planning, usul punya usul trnyata liburan k jogja terlintas begitu aja setelah sempet rencana k garut, tp apa mau d kata hati lebih pilih k jogja maka terbentuklah rencana itu dengan matang.

Jalan'' k jogja qt rncanain utk 2 bulan mendatang *whaaaaat?? *thinking about money, bisa ga yaa ngumpulin uang dgn wkt 2 bulan kurang utk pergi k jogja. Positif thinking aja, PASTI BISA. Haha...dgn bermodal nekaat, qt semua menyanggupi klo 2 bln mendatang qt liburan k jogja. Sedikit berfikir cerdas, maka d buatlah buku KAS. Lucu yaa udh kayak anak SD pake acara nabung d buku KAS. Tapi demi jogja apapun akan qt lakukan *daaaaaang. Ahahahaha....niat sdh bulat, so jogja pun harus jadi.

Seiring berjalannya waktu, sambil menyelam minum air alias sambil nunggu waktu qt nabung perhari seadanya buat tambahan selama stay d jogja *ga juga sih sbnrnya. Hari-hari qt lalui, waktu perjalanan pun qt tentukan dgn prasaan galau (gonta ganti tgl mlulu) hingga akhirnya qt menetapkn tgl 5 juli sebagai tgl yg pas krn g bentrok dgn ujian d kmpus. Adapula perdebatan antara w, melly n delsy tentang tgl pembelian tiket. Yaaa...mungkin krn liburan kampus kami kali ini bertepatan dgn liburan anak'' sekolah juga, jd harus bener'' beli tiket d jauh'' hari. Galau pula qt k jogja naik kereta, bus, pesawat atau travel *gubraaaak. Finally qt pilih kereta, transportasi yg cocok utk mencapai jogja + sesuai dgn ala bagpacker qt *yaiyaalah masa naik sepeda. Selain kegalauan yg menghinggapi kami, ada aja cobaan yg lain dtng satu persatu sampai'' hampir membatalkan liburan kami k jogja. Misalnya si pem'', harus menjaga mamanya yg sakit hingga d rawat d rmh sakit sampe 3 hr sebelum keberangkatan k jogja mamanya baru sembuh n dibolehin pulang. Ada jg delsy, sampai hari H nya dy baru bilang sm papa nya klo dy mau k jogja. Oh God, siap'' bikin alasan yg pas biar d ijinin niih. Udah gtu alasannya harus klop sm w lagi, biar klo d tanya g beda'' jawabnya. Maka terpilihlah 'ada tugas dari kampus' cemerlang bangeet alasannya. Hahaha....Ternyata bikin alasan buat orang lain lebih susah daripada buat sendiri. Ada lagi si melly yg kasih alasan k ortunya klo dy k jogja rame'' sampe 30 orangan lebih, padahal qt kan cm b'6. Hihihi....beragam cerita deh yg qt hadapi menjelang keberangkatan liburan kami.

Pokoknya perjalanan yg tak akan prnah terlupakan bersama kalian :)

Love U all :*

Kisah lengkap petualangan kami, d lanjutkan d part 2. Dimulai dari hari pertama di Jogja hingga pulang lagi. Hihihi....cekidot.

Minggu, 15 Mei 2011

Kaitan Stress dengan Lingkungan

Pengertian Stress

Stress menurut Hans Selye (dalam Sehnert, 1981) merupakan respon yang tidak spesifik dari tubuh pada tiap tuntutan. Istilah stress dapat juga digunakan untuk menunjukkan suatu perubahan fisik yang luas yang disebabkan oleh beberapa faktor psikologis atau faktor fisik atau dapat pula kedua faktor tersebut.

Sedangkan menurut Lazarus (1976) stress adalah suatu keadaan psikologis individu yang disebabkan karena individu dihadapkan pada situasi internal dan eksternal. Keadaan stress muncul apabila tuntutan-tuntutan yang luar biasa atau terlalu banyak mengancam kesejahteraan atau integritas seseorang (Korchin, 1976).

Sarafino (1994) mengkonseptualkan stress ke dalam tiga pendekatan, yaitu

1. Stimulus

Keadaan atau situasi dan peristiwa yang dirasakan mengancam atau membahayakan yang menghasilkan perasaan tegang disebut stressor. Stressor dikategorikan menjadi tiga, yaitu :

a. Peristiwa katastropik, misalnya angin tornado, gempa bumi

b. Peristiwa hidup yang penting, misalnya kehilangan orang yang dicintai

c. Keadaan kronis, misalnya hidup dalam keadaan bising.

2. Respon

Respon adalah reaksi seseorang terhadap stressor. Terdapat dua komponen yang saling berhubungan, yaitu :

a. Komponen psikologis, seperti : perilaku, pola berpikir, dan emosi

b. Komponen fisiologis, seperti : detak jantung, keringat

3. Proses

Proses melibatkan interaksi dan penyesuaian diri yang kontinyu, yang disebut juga dengan istilah transaksi antara manusia dengan lingkungan, yang di dalamnya termasuk perasaan yang dialami dan bagaiman orang lain merasakannya.

Model Stress

Cox (dalam Crider dkk, 1983) mengemukakan 3 model stress, yaitu :

a. Response-based model

Model ini mencoba untuk mengidentifikasikan pola-pola kejiwaan dan respon-respon kejiwaan yang diukur pada lingkungan yang sulit. Suatu pola atau sekelompok dari respon merupakan suatu sindrom. Pusat dari model ini bagaiman stressor yang berasal dari peristiwa lingkungan yang berbeda-beda dapat menghasilkan respon stress yang sama.

b. Stimulus-based model

Model stress ini memusatkan perhatian pada sifat-sifat stimuli stress. Tiga karakteristik penting dari stimuli stress sebagai berikut :

1. Overload

Karakteristik ini diukur ketika sebuah stimulus datang secara intens dan individu tidak dapat mengaaptasikan lebih lama lagi.

2. Conflict

Konflik diukur ketika stimulus dapat membangkitkan dua atau lebih respon-respon yang tidak berkesesuaian. Situasi konflik bersifat ambigu, tidak memperhitungkan respon yang wajar.

3. Uncontrollability

Uncontrollability adalah peristiwa-peristiwa dari kehidupan yang bebas atau tidak tergantungpada perilaku dimana pada situasi ini menunjukkan tingkat stress yang tinggi. Stres diproduksi oleh stimulus aversive, dampak stresnya dapat diperkecil jika individu dapat mengontrolnya.

c. Interactional model

Model ini merupakan perpaduan antara response-based model dan stimulus-based model. Pendekatan interaksional beranggapan bahwa keseluruhan pengalaman stre di dalam beberapa situasi akan tergantung pada keseimbangan antara stressor, tuntutan dan kemampuan mengcoping.

Jenis Stres

Holahan (1981) menyebutkan jenis stres yang dibedakan menjadi 2, yaitu systematic stress yang didefinisikan oleh Hans Selye sebagai respon nonspesifik dari tubuh terhadap beberapa tuntutan lingkungan. Dan psychological stres yang terjadi ketika individu menjumpai kondisi lingkungan yang penuh stress sebagai ancaman yang secara kuat melampaui kemampuan copingnya.

Hubungan Stres dengan Lingkungan

Menurut Iskandar (1990), proses terjadinya stress juga melibatkan komponen kognitif. Stres yang diakibatkan oleh kepadatan ruang dengan penilaian kognitif akan mengakibatkan denyut jantung meningkat dan tekanan darah naik, sebagai reaksi stimulus yang tidak diinginkan. Dengan kondisi tersebut maka seseorang akan mengalami kelelahan karena energinya telah banyak digunakan untuk mengatasi stress. Dalam banyak kasus, stimulus yang tidak menyenangkan sering kali muncul, sehingga reaksi terhadap stress menjadi berkurang dan melemah. Proses ini secara psikologis dikatakan sebagai adaptasi.

Pembangunan perumahan yang tidsk memperhatikan kebutuhan fisik, psikologis dan sosial merupakan sumber stress bagi penghuninya. Misalnya pengaturan udara yang tidak memadai, tidak adanya pengamanan, tidak menyediakan tempat umum dan sebagainya.

Lazarus dan Folkman (dalam Baron dan Byrne, 1991) mengidentifikasikan stress lingkungan sebagai ancaman yang datang dari luar. Setiap individu selalu mencoba untuk coping dan beradaptasi dengan ketakutan, kecemasan dan kemarahan.

Menurut Fontana (1989) stress lingkungan berasal dari sumber yang berbeda-beda seperti tetangga yang rebut, jalan yang tidak aman dan lain-lain. Sumber utama stress di di dalam dan di sekitar lingkungan sebagai berikut :

a. Stres karena teman kerja

b. Stres karena anak-anak

c. Stres karena pengaturan temoat tinggal setempat

d. Tekanan-tekanan lingkungan

Sedangkan menurut Baum, Singer dan Baum (dalam Evans, 1982) faktor stress dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Stresor fisik, misalnya suara

2. Penerimaan individu tergadap stressor yang dianggap sebagai ancaman (appraisal of the stressor)

3. Dampak stressor pada organisme (dampak fisiologis)

CONTOH STRESS KARENA KEBISINGAN (Suara) DI TEMPAT KERJA

Kebisingan dapat terjadi di mana-mana termasuk di tempat kerja. Kebisingan di lingkunga kerja dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan performance dalam bekerja. Kebisingan di tempat kerja dapat menjadi stressor lingkungan bagi pekerja. Apalagi pekerja itu baru dan belum berpengalaman. Sedangkan pekerja yang sudah berpengalaman cenderung mampu beradaptasi dengan kebisingan di tempat kerja (Bell, dkk., 1996). Kebisingan mempunyai efek terhadap pekerja. Gangguan kesehatan merupakan salah satu efek negatif yang disebabkan oleh kebisingan (Beale dan Sullivian, 2002). Menurut Cohen dan Jensen (dalam Bell, dkk, 1996) kebisingan yang tinggi akan menimbulkan gangguan pada kardiovaskuler, alergi, sakit tenggorokan. Pada hasil penelitian ini, kebisingan yang tinggi dapat meningkat tekanan darah (blood pressure). Terdapat perbedaan tekanan darah antara kebisingan yang tinggi dan rendah. Hal ini terjadi karena stres dari efek kebisingan.

Seorang pekerja yang berada di lingkungan yang memiliki tingkat kebisingan yang tinggi dalam beberapa lama akan berdampak terhadap psikologisnya, salah satunya stres (Beale dan Sullivian, 2002). Selain itu kebisingan juga dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan akan memiliki pengaruh terhadap fisiologi (detak jantung) dan akan akhir menaikan tekanan darah (blood pressure) seseorang (Andrean, dalam Melamed,dkk., 2001). Seorang pekerja tentulah mengharapkan kondisi yang nyaman dalam lingkungan kerjanya. Ketika tingkat kebisingan tinggi; telah menjadi stressor yaang berlebihan, maka pekerja tidak lagi merasa enjoy dengan pekerjaannya, sehingga menimbukan ketidakpuasan dalam bekerja. Meunurut hukum Yerke-Dodson (dalam Bell, dkk., 1996) arousal (kebisingan) yang tingkatanya sedang dapat memunculkan performance yang maksimal pada seseorang. Kebisingan di sini menjadi sebuah arousal guna membangkitkan potensi seseorang dalam bekerja. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang mendapat arousal dari lingkungannya secara berlebihan akan menurunkan performance seseorang.

Kebisingan di tempat kerja berkorelasi negatif dengan kompleksitas pekerjaan. Artinya, semakin tinggi tingkat kebisingan maka tingkat pekerjaannya cenderung semakin mudah. Kita tahu seseorang dalam bekerja butuh konsentrasi. Apalagi pekerjaannya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, konsentrasi sangatlah dibutuhkan. Kebisingan dapat mempengaruhi kosentrasi seorang pekerja (Wallenius, 2004). Ketika konsentrasi seorang pekerja terganggu, maka tingkat penyelesaian pekerjaanya pun bisa terganggu. Untuk hal itu pekerjaan yang mudah akan meminimalisir kegagalan dalam menyelesaiakan pekerjaan. Kalau kita melihat tingkat kebisingan yang tinggi dengan menggunakan teori overload. Menurut teori ini manusia mempunyai keterbatasan dalam menerima stimulus yang berasal dari lingkungan. Kebisingan merupakan salah satu stimulus yang di hasilkan di lingkunan kerja. Ketika tingkat kebisingan tinggi, maka pekerja yang mempunyai pekerjaan yang sulit akan cenderung mengalami gangguan. Ini disebabkan ketidakamampuan kognitif dalam menerima begitu banyak stimulus. Sedangkan pada pekerjaan mudah, efek dari bising relatife kecil pada performance kerja. Maka dari itu, suatu pekerjaan dapat berjalan dengan baik tergantung pada baik atau buruknya lingkungan.

Referensi :

Prabowo, Hendro. (1998). Arsitektur, psikologi, dan masyarakat. Depok : Universitas Gunadarma.

Vano. (2010). Kebisingan dan Kesehatan. http://vano2000.wordpress.com/2010/10/09/181/.